Jakarta, CNBC Indonesia-Bank Indonesia (BI) kembali menahan suku bunga acuan atau BI rate pada level 4,75%. Begitu juga dengan deposit facility 3,75% dan lending facility 5,5%.
"Keputusan ini memperkuat stabilitas rupiah dari dampak memburuknya kondisi global akibat perang dan mencapai sasaran inflasi," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers usai Rapat Dewan Gubernur, Selasa (17/3/2026)
Perry menjelaskan, pihaknya akan mengoptimalkan instrumen kebijakan moneter untuk ketahanan eksternal dan menempuh langkah-langkah stabilitas.
"Kebijakan sistem pembayaran diarahkan menopang ekonomi dalam perluasan pembayaran digital, peningkatan infrastruktur sistem pembayaran," jelasnya.
(mij/mij)
Addsource on Google





































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517799/original/038484000_1772439698-IMG_5502_1_.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509795/original/044438600_1771758038-SnapInsta.to_639517660_18514687228077855_7982472988900909272_n.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516270/original/047372400_1772274198-collage-1772272694304.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517400/original/072123000_1772426816-Web_Photo_Editor__26_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510541/original/069891800_1771831515-1._Shop_Front_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518823/original/050440900_1772520366-IMG_5548.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512539/original/027527100_1771985641-IMG_5372.jpeg)
