Ciri-Ciri Malam Lailatul Qadar, Ini Tanda Keagungan yang Terlihat

3 hours ago 5

amalia Zahira,  CNBC Indonesia

18 March 2026 02:30

Jakarta, CNBC Indonesia - Momentum 10 hari terakhir bulan Ramadhan selalu dinantikan oleh umat Muslim di seluruh dunia. Pada periode ini, umat Islam berlomba-lomba meningkatkan ibadah untuk meraih malam Lailatul Qadar, malam yang disebut lebih baik dari seribu bulan.

Meski tidak ada yang mengetahui secara pasti kapan malam tersebut datang, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk mencarinya pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, terutama pada malam-malam ganjil.

Lailatul Qadar memiliki banyak keutamaan:

Beberapa hadis Nabi Muhammad SAW menyebutkan tanda-tanda yang sering dikaitkan dengan datangnya malam Lailatul Qadar. Lalu apa saja kah ciri-ciri Lailatul Qadar:

1. Cahaya Matahari Pagi Redup

Dalam ceramahnya UAS menyebut cahaya matahari pagi redup karena malaikat-malaikat turun (dari langit ke bumi hingga) cahayanya mengalahkan cahaya matahari.

Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya tanda Lailatul Qadar adalah malam cerah, terang, seolah-olah ada bulan, malam yang tenang dan tentram, tidak dingin dan tidak pula panas. Pada malam itu tidak dihalalkan dilemparnya bintang, sampai pagi harinya. Dan sesungguhnya, tanda Lailatul Qadar adalah, matahari di pagi harinya terbit dengan indah, tidak bersinar kuat, seperti bulan purnama, dan tidak pula dihalalkan bagi setan untuk keluar bersama matahari pagi itu." (HR Ahmad)

إن ليلة القدر ليلة سمحة طلقة لا حارة ولا باردة يطلع صبيحتها الشمس دائرة حمراء ليس لها شعاع

Artinya: "Sesungguhnya Lailatul Qadar adalah malam yang lembut, cerah, tidak panas dan tidak dingin. Pada pagi harinya matahari terbit bulat merah tanpa sinar." (HR. Muslim)

2. Malam yang Tenang, Damai, dan Tidak Panas

Tanda malam lailatul qadar yang kedua adalah malam itu dipenuhi dengan ketenangan yang lebih baik dari biasanya. Rasulullah SAW bersabda,

إنها ليلة سمحة طلقة لا حارة ولا باردة تجري على الناس رحمة فيها

Artinya: "Sesungguhnya malam itu adalah malam yang lembut, cerah, tidak panas dan tidak dingin. Pada malam itu turun rahmat kepada manusia." (HR. Ahmad).

3. Bulan Nampak Separuh Bulat

Salah satu ciri alam pada malam Lailatul Qadar selanjutnya adalah kemunculan bulan yang hanya terlihat separuh bulatan. Sebagaimana dalam hadits,

"Abu Hurairah radhiyallahu anhu berkata, 'Kami pernah berdiskusi tentang Lailatul Qadar di sisi Rasulullah SAW, beliau berkata, 'Siapakah dari kalian yang masih ingat tatkala bulan muncul, yang berukuran separuh nampan.'" (HR. Muslim).

4. Malam yang Penuh Cahaya

Malam lailatul qadar merupakan malam yang bercahaya baik di langit maupun di bumi.

Rasulullah SAW bersabda,

إنها ليلة طلقاء بيضاء كأنها صبح يومها لا تشبهها ليلة

Artinya: "Sesungguhnya malam itu adalah malam yang cerah putih seperti pagi harinya. Tidak ada malam yang menyerupainya." (HR. Ahmad)

Namun, tidak semua orang dapat mendapatkan malam kemuliaan ini. Seorang muslim yang menghidupkan malam-malam Ramadhannya, memungkinkan baginya untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar tanpa disadari. Jadi, mengetahui ciri-ciri malam Lailatul Qadar itu bukan sesuatu yang pasti dan dapat dirasakan oleh semua orang.

5. Matahari Cenderung Berwarna Putih

Ruhyat Ahmad dalam buku Panduan Ramadhan: Bekal Meraih Ramadhan Penuh Berkah menyebutkan hadits yang diriwayatkan dari Ubay bin Ka'ab RA,

هِيَ اللَّيْلَةُ الَّتِي أَمَرَنَا بِهَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم بِقِيَامِهَا هِيَ لَيْلَةُ صَبِيحَةِ سَبْ وَعِشْرِينَ وَأَمَارَتُهَا أَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ فِي صَبِيحَةٍ يَوْمِهَا بَيْضَاءَ لَا شُعَاعَ لَهَا

Artinya: "Malam itu adalah malam yang cerah, yaitu malam kedua puluh tujuh (dari bulan Ramadhan). Dan tanda-tandanya ialah pada pagi harinya matahari terbit berwarna putih tanpa memancarkan sinar ke segala penjuru." (HR Muslim no. 762).

(mae/mae)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Photo View |