Dubai Punya Pantai Khusus Wanita 24 Jam, Negara Lain Sudah Ada Juga

5 hours ago 8

Emanuella Bungasmara Ega Tirta,  CNBC Indonesia

24 May 2026 21:45

Jakarta, CNBC Indonesia — Dubai kembali mengubah wajah wisata pantainya. Kota di Uni Emirat Arab itu resmi membuka pantai privat khusus perempuan yang beroperasi 24 jam penuh. Lokasinya berada di kawasan Al Mamzar Corniche, wilayah pesisir di sisi timur laut Dubai yang berbatasan langsung dengan Sharjah.

Proyek ini menjadi bagian dari pengembangan kawasan pantai senilai AED 3 miliar atau sekitar Rp13 triliun. Pemerintah Dubai memasukkan proyek tersebut ke dalam masterplan pengembangan pantai publik dan infrastruktur wisata pesisir. Kawasan baru itu dibangun tertutup dengan pagar privasi, sistem pengawasan pintar, hingga aturan ketat larangan mengambil foto.

Pantai ini dijaga penuh oleh staf perempuan, mulai dari petugas keamanan sampai penjaga pantai. Area bermain anak juga disiapkan, meski anak laki-laki hanya diperbolehkan masuk sampai usia enam tahun bersama pendamping orang tua. Pemerintah Dubai menargetkan jumlah pengunjung di kawasan Al Mamzar bisa mencapai tujuh juta orang per tahun setelah tahap kedua proyek selesai.

Dubai sebenarnya sudah lama memiliki zona pantai khusus perempuan. Namun konsep baru di Al Mamzar berbeda karena aksesnya dibuka sepanjang hari, termasuk untuk berenang malam. Lampu berteknologi tinggi dan menara pengawas disiapkan agar aktivitas tetap aman hingga larut malam. Model seperti ini cukup jarang ditemukan, bahkan di negara-negara Timur Tengah sekalipun.

Fenomena pantai khusus perempuan sendiri bukan hal baru. Di beberapa negara, konsep tersebut muncul dari kebutuhan keamanan wisatawan perempuan. Di negara lain, kebijakan serupa berkaitan dengan norma sosial dan budaya berpakaian yang lebih konservatif. Hasilnya berbeda-beda: ada yang berbentuk resort privat, ada pula yang hanya menerapkan hari khusus perempuan dalam seminggu.

Di Mesir, konsep pantai perempuan berkembang cukup kuat di kawasan wisata Laut Mediterania. Salah satu yang terkenal adalah La Femme Beach. Pantai ini dikenal memberi ruang bagi perempuan untuk berenang dan berjemur dengan privasi lebih tinggi. Aktivitas seperti yoga, zumba, hingga belly dance rutin digelar di area tersebut.

Sementara itu di Turki, Sarisu Ladies Beach menjadi salah satu destinasi populer. Pantai tersebut dikelola pemerintah kota Antalya dan dilengkapi fasilitas spa, restoran, taman bermain anak, sampai pasar kecil. Konsepnya lebih menyerupai kompleks wisata keluarga tertutup dibanding pantai biasa.

Konsep berbeda muncul di Finlandia lewat SuperShe Island. Tempat ini bukan sekadar pantai, melainkan pulau retreat eksklusif perempuan yang mengusung konsep wellness dan detox sosial. Pengunjung diseleksi sebelum masuk untuk menjaga suasana komunitas tetap privat dan tenang.

Di India, beberapa pantai di Goa mulai menyediakan zona berenang khusus perempuan. Area tersebut diterapkan di pantai populer seperti Arambol, Baga, dan Colva. Langkah itu muncul setelah meningkatnya permintaan wisatawan perempuan solo yang menginginkan ruang berenang lebih aman dan nyaman.

Pantai khusus perempuan memang terus memunculkan perdebatan. Sebagian melihatnya sebagai solusi praktis di ruang publik yang masih belum sepenuhnya aman bagi perempuan. Sebagian lain menganggap konsep ini memperlihatkan masih kuatnya segregasi gender dalam aktivitas sosial dan wisata.

CNBC Indonesia Research

(emb/emb)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Photo View |