Fakta Baru Operasi Senyap Militer Tewaskan Gembong Narkoba 'El Mencho'

3 hours ago 7

Jakarta, CNBC Indonesia - Operasi penangkapan gembong narkoba paling dicari, Nemesio Oseguera, berakhir dengan tewasnya sang pemimpin kuat kartel yang dijuluki "El Mencho" tersebut, Minggu. Oseguera (59) terluka saat bentrokan dengan tentara dan meninggal saat diterbangkan ke rumah sakit.

Operasi ini diluncurkan ketika agen militer Meksiko bekerja sama dengan Komando Utara militer Amerika Serikat (AS). Namun, bukan ini kunci kesuksesan "penggerebekan" itu, melainkan sang pacar.

Ya, operasi penangkapan Oseguera bisa terjadi akibat "bantuan" pacar Oseguera. Keberadaan Oseguera akhirnya bisa diketahui.

Pacar Oseguera diketahui pergi bertemu dirinya ke Tapalpa, sebuah desa indah dengan rumah-rumah vila di Meksiko bagian barat, sekitar 130 kilometer dari Guadalajara, ibu kota negara bagian Jalisco.

"Salah satu pasangan romantis El Mencho dibawa ke sebuah rumah di Tapalpa oleh seorang kenalan tepercaya," kata Menteri Pertahanan Meksiko Ricardo Trevilla menjelaskan ke wartawan, dimuat AFP, Selasa (24/2/2026).

"Pada hari Sabtu, ia bertemu dengan Oseguera dan kemudian pergi, meninggalkan Oseguera di rumah tersebut bersama pengawalnya," jelasnya.

Hal ini kemudian dilanjutkan dengan rencana aksi dari Pasukan Reaksi Cepat Khusus Garda Nasional Meksiko. Mereka melakukan penyerangan dengan manuver darat dan udara.

"Para prajurit mendekati daerah tersebut tanpa memasuki Jalisco untuk menjaga kerahasiaan dan dengan demikian mempertahankan unsur kejutan," kata Trevilla.

"Setelah mereka memastikan kehadiran Oseguera, mereka memutuskan untuk menyerbu peternakan tersebut," ujarnya lagi seraya mengatakan kejahatan terorganisir dan kepemilikan senjata Oseguera.

Brutal

Trevilla mengatakan sesungguhnya operasi itu cukup brutal. Ia menjelaskan bahwa Oseguera ditangkap dengan persenjataan yang mencakup senjata serbu dan dua peluncur roket.

Pengawal keamanan gembong narkoba itu, yang terkenal karena keberaniannya menentang pasukan negara, pernah menggunakan jenis bazooka ini sebelumnya. Pada tahun 2015 mereka menembak jatuh sebuah helikopter militer, membantu gembong narkoba itu menghindari penangkapan.

Namun "El Mencho" tidak seberuntung itu pada hari Minggu. Saat melarikan diri, ia dan lingkaran pengawalnya berlindung yang berlindung di area hutan, dikepung oleh tentara yang menemukannya bersembunyi di semak-semak.

Pada operasi itu, para pengawal Oseguera berhasil menembak sebuah helikopter militer, yang terpaksa melakukan pendaratan darurat di pangkalan terdekat. Di tengah baku tembak, para tentara melukai Oseguera bersama dua pengawalnya.

Seorang anggota Garda Nasional berdiri di atas kendaraan di lokasi kejadian di jalan raya yang menghubungkan Kota Meksiko dengan negara bagian Puebla, tempat para penyerang tak dikenal membakar sebuah bus dan sebuah truk gandeng, menyusul blokade jalan dan serangan pembakaran yang dilakukan oleh anggota kejahatan terorganisir di beberapa negara bagian setelah operasi militer di mana sebuah sumber pemerintah mengatakan gembong narkoba Meksiko Nemesio Oseguera, yang dikenal sebagai Foto: Seorang anggota Garda Nasional berdiri di atas kendaraan di lokasi kejadian di jalan raya yang menghubungkan Kota Meksiko dengan negara bagian Puebla, tempat para penyerang tak dikenal membakar sebuah bus dan sebuah truk gandeng, menyusul blokade jalan dan serangan pembakaran yang dilakukan oleh anggota kejahatan terorganisir di beberapa negara bagian setelah operasi militer di mana sebuah sumber pemerintah mengatakan gembong narkoba Meksiko Nemesio Oseguera, yang dikenal sebagai "El Mencho," tewas di negara bagian Jalisco, di Santa Rita Tlahuapan, Meksiko, 22 Februari 2026. (REUTERS/Paola Garcia)

"Ketiganya diterbangkan ke rumah sakit di Guadalajara tetapi meninggal dalam perjalanan," kata Trevilla.

"Jenazah kemudian diangkut dengan pesawat ke Mexico City dan diserahkan ke Kantor Kejaksaan Agung," tambahnya.

Sekretaris Keamanan Omar Garcia Harfuch mengatakan bahwa jenazah Osegeura akan diserahkan kepada keluarganya. Belum diketahui di mana ia akan dimakamkan.

Pihak berwenang juga mengumumkan kematian tangan kanannya. Hugo H., yang dikenal sebagai "El Tuli", ditemukan di El Grullo, kota lain di Jalisco, dari mana ia mengarahkan blokade jalan, pembakaran kendaraan, dan serangan balasan terhadap lembaga militer setelah kematian atasannya.

Seperti Oseguera, "El Tuli" meninggal pada hari Minggu saat mencoba melarikan diri. Ia membawa senjata serbu, pistol, dan uang tunai senilai hampir US$1,4 juta (Rp 23 miliar) saat meninggal.

Gelombang Kekerasan

Kematian Oseguera memicu gelombang kekerasan di 20 dari 32 negara bagian Meksiko, ditandai dengan ratusan penghalang jalan dan pembakaran kendaraan. Pada hari Senin, ketenangan kembali ke sebagian besar negara.

Pemerintah telah mengerahkan sekitar 10.000 tentara sebagai tindakan pencegahan. Namun, blokade terus berlanjut di beberapa bagian terpencil Jalisco dan negara bagian Michoacan yang berdekatan.

Puing-puing sebuah trailer akibat penghalang jalan dan serangan pembakaran yang dilakukan oleh anggota kejahatan terorganisir di beberapa negara bagian setelah operasi militer di mana sumber pemerintah mengatakan gembong narkoba Meksiko Nemesio Oseguera, yang dikenal sebagai Foto: Puing-puing sebuah trailer akibat penghalang jalan dan serangan pembakaran yang dilakukan oleh anggota kejahatan terorganisir di beberapa negara bagian setelah operasi militer di mana sumber pemerintah mengatakan gembong narkoba Meksiko Nemesio Oseguera, yang dikenal sebagai "El Mencho," tewas di negara bagian Jalisco, di Acapulco, Meksiko, 22 Februari 2026. (REUTERS/Javier Verdin)

(sef/sef)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |