Gila! Putin Ngamuk, Rusia Tembak 8.150 Drone ke Ukraina

3 hours ago 5

Jakarta, CNBC Indonesia - Rusia menembakkan rekor jumlah drone jarak jauh ke Ukraina pada Mei. Bahkan negeri Presiden Vladimir Putin itu telah meluncurkan 8.150 drone jarak jauh bulan lalu.

Hal ini terungkap dari perhitungan AFP, Senin (1/6/2026). Angka itu meningkat 24% dari jumlah yang ditembakkan pada April.

Serangan rekor baru ini terjadi setelah gencatan senjata tiga hari bulan lalu meningkatkan harapan untuk upaya perdamaian yang lebih luas. Sayangnya Kyiv dan Moskow saling menuduh melakukan pelanggaran dan meningkatkan serangan jarak jauh mereka.

Dalam laporan yang sama, disebutkan juga bagaimana Rusia juga menembakkan 211 rudal pada bulan Mei, salah satu angka bulanan tertinggi. Ini terjadi saat Ukraina meminta bantuan mendesak dari Amerika Serikat (AS) untuk pasokan amunisi bagi sistem anti-rudal Patriotnya.

Serangan rudal Rusia di Mei bahkan menjadi salah satu serangan terburuk di ibu kota Ukraina dalam beberapa bulan terakhir, usai menghantam sebuah gedung perumahan dan menewaskan dua lusin orang. Moskow bulan lalu juga mengerahkan rudal balistik berkemampuan nuklir yang dijuluki Oreshnik untuk ketiga kalinya ke tetangganya itu.

"Kyiv mencegat sekitar 91% dari semua drone dan rudal yang masuk pada bulan Mei," menurut data angkatan udara.

"Hal itu menunjukkan bagaimana Ukraina telah mempelopori sistem untuk mencegat drone jarak jauh tetapi tetap sangat bergantung pada sekutu Barat untuk melawan rudal," tambah AFP.

Sementara itu, para pejabat Ukraina telah berulang kali memperingatkan bahwa persediaan sistem anti-rudal dan amunisi semakin menipis. Presiden Volodymyr Zelenskyy juga kerao meminta bantuan langsung kepada Presiden AS Donald Trump untuk menembak jatuh rudal Rusia.

Defisit persenjataan Ukraina makin menjadi dengan perang di Timur Tengah, yang menyebabkan sekutu AS menghabiskan sejumlah besar amunisi pertahanan udara untuk melindungi lokasi di Teluk. Trump kembali ke Gedung Putih tahun lalu dengan berjanji untuk segera mengakhiri perang Ukraina, tetapi pembicaraan terhenti karena Moskow dan Kyiv tetap berselisih mengenai tuntutan teritorial Rusia.

(sef/sef)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |