Iran Beri Tawaran Baru Demi Akhiri Perang, Begini Jawaban Trump

13 hours ago 6

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Donald Trump mengungkapkan bahwa pemerintahannya tengah menelaah proposal terbaru dari Iran untuk mengakhiri konflik yang sedang berlangsung, di tengah upaya diplomatik yang terus berjalan meski diwarnai keraguan dari Washington.

Berbicara kepada wartawan pada Sabtu (2/5/2026) sebelum menaiki pesawat kepresidenan Air Force One, Trump mengatakan bahwa ia belum akan mengungkap detail usulan tersebut.

"Nanti akan saya beri tahu," ujarnya. "Mereka akan segera memberikan kepada saya redaksi yang persisnya sekarang," mengindikasikan bahwa rincian resmi proposal masih dalam proses finalisasi.

Menurut dua media Iran, Tasnim News Agency dan Fars News Agency, yang diketahui memiliki kedekatan dengan Garda Revolusi Iran, Teheran telah mengirimkan proposal berisi 14 poin. Proposal tersebut disampaikan melalui Pakistan sebagai respons terhadap tawaran sembilan poin yang sebelumnya diajukan oleh Amerika Serikat.

Pakistan sendiri disebut telah beberapa kali menjadi tuan rumah perundingan antara kedua negara.

Namun, tak lama setelah pernyataan awalnya, Trump menunjukkan sikap lebih skeptis terhadap proposal tersebut melalui unggahan di media sosial. Ia menulis bahwa dirinya "tidak bisa membayangkan bahwa itu akan dapat diterima karena mereka belum membayar harga yang cukup besar atas apa yang telah mereka lakukan terhadap kemanusiaan dan dunia selama 47 tahun terakhir."

Sikap tersebut sejalan dengan keputusan sebelumnya, di mana Trump menolak proposal Iran yang diajukan awal pekan ini. Meski demikian, jalur komunikasi antara kedua pihak tetap terbuka.

Pembicaraan dilaporkan terus berlanjut, sementara gencatan senjata selama tiga minggu yang telah disepakati masih bertahan hingga saat ini.

Di sisi lain, Trump juga mengemukakan gagasan baru terkait situasi di kawasan Teluk. Ia menyebut rencana untuk membuka kembali akses di Selat Hormuz, jalur laut strategis di mulut Teluk Persia yang selama ini menjadi salah satu titik paling vital bagi perdagangan energi global.

(luc/luc)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |