Ketemu Jokowi di Solo, Wamentan Lapor Petani Sekarang Happy

10 hours ago 4
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono alias Mas Dar bersilaturahmi dengan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), di kediamannya, Solo, Jumat malam (8/5). Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, tetapi juga membahas perkembangan sektor pertanian nasional.

Ditekankan pula pentingnya kesinambungan pembangunan demi menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan rakyat.

Sudaryono juga menyampaikan laporan capaian krusial di sektor pangan nasional. Salah satunya, keberhasilan pemerintah mencapai swasembada pangan pada 2025, sesuai target Jokowi saat dirinya dilantik sebagai Wakil Menteri Pertanian.

"Saya pernah dilantik sebagai Wakil Menteri di era Presiden Jokowi, waktu itu dengan tugas dan target yang jelas, bagaimana mencapai swasembada pangan secepat-cepatnya. Dan dalam kesempatan silaturahmi ini saya juga melaporkan ke Pak Jokowi bahwa swasembada telah kita raih di tahun 2025 dan akan kita teruskan," kata Sudaryono, dikutip Minggu (10/5/2026).

RI Setop Impor Beras

Mas Dar menjelaskan, keberhasilan tersebut ditandai dengan berhentinya impor beras serta meningkatnya kesejahteraan petani. Pemerintah juga telah menaikkan harga gabah menjadi Rp6.500 per kilogram guna memberikan nilai ekonomi yang lebih baik bagi petani.

"Alhamdulillah, sebagaimana juga Pak Jokowi ketahui sekarang ini kita tidak lagi impor beras, kemudian harga gabah juga kita naikkan menjadi Rp6.500 dan petani happy," ungkap Sudaryono yang juga merupakan Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah itu.

Diskon Pupuk Buat Petani

Pemerintah juga dinilai berhasil menjaga ketersediaan pupuk bagi petani dengan pemberian diskon harga hingga 20 persen. Dukungan pengairan serta pembelian hasil panen dengan harga yang baik, turut memperkuat optimisme petani dalam meningkatkan produksi pangan nasional.

Respons Jokowi

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi juga turut mengapresiasi perkembangan sektor pertanian nasional saat ini. Berdasarkan pengamatannya, kondisi petani saat ini dinilai semakin baik dan bahagia karena adanya dukungan nyata dari pemerintah.

"Pak Presiden Jokowi juga mengapresiasi dan menyampaikan bahwa pengamatan beliau itu memang petani saat ini dalam kondisi yang baik, bahagia, karena hasil panennya didukung pemerintah, pupuknya cukup, pengairannya ada, dan harga panen raya juga dibeli dengan harga yang baik," tutur Sudaryono.

Selain melaporkan capaian pertanian, Sudaryono juga memohon arahan dan masukan dari Presiden Jokowi terkait pelaksanaan tugasnya sebagai Wakil Menteri Pertanian. Ia menilai pengalaman dan pandangan Jokowi masih sangat penting sebagai bekal dalam menjalankan program-program pembangunan, khususnya di sektor pangan.

"Saya merasa bangga dan bahagia pada hari ini bisa bersilaturahmi dengan Pak Jokowi dan bisa bertatap muka. Kami mendoakan semoga Pak Presiden Jokowi senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran segala urusannya," ucap Sudaryono yang juga merupakan Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) itu.

Pentingnya Sinergi

Sudaryono menegaskan, pentingnya menjaga sinergi dan kesinambungan pemerintahan agar berbagai program pembangunan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

"Dan sinergi terus untuk bagaimana pemerintahan berjalan ini bisa terlaksana dengan baik, program-program bisa terlaksana dengan baik. Kami mohon arahan selalu," pungkasnya.

(fab/fab)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |