Emanuella Bungasmara Ega Tirta, CNBC Indonesia
19 May 2026 14:30
Jakarta, CNBC Indonesia- Pada 2025, konsumsi pork atau daging babi dunia diperkirakan mencapai sekitar 125 juta ton.
Kenaikannya memang tipis, hanya 0,2%. Angka itu cukup menggambarkan bahwa permintaan global belum benar-benar melemah. China masih menjadi pasar terbesar, Eropa tetap rakus konsumsi, sementara Vietnam hingga Meksiko justru memperlihatkan pertumbuhan baru.
Kondisi ini membuat industri babi dunia bergerak dalam dua arus sekaligus. Negara maju mulai menahan konsumsi akibat isu kesehatan dan lingkungan. Negara berkembang masih menambah permintaan karena daya beli masyarakat naik dan kebutuhan protein terus tumbuh.
Laporan Agricultural Market Information Company (AMI) memperkirakan konsumsi global pork tahun ini mencapai sekitar 125 juta ton.
Kenaikannya hanya 0,2% dibanding tahun sebelumnya. Konsumsi per kapita dunia ikut terdorong tipis menjadi 15,4 kilogram per orang per tahun dari sebelumnya 15,3 kilogram.
Kondisi ini menarik karena terjadi saat pola makan dunia sedang berubah. Di banyak negara maju, masyarakat mulai mengurangi konsumsi daging merah akibat isu kesehatan, lingkungan, dan kesejahteraan hewan. Namun di saat yang sama, negara berkembang masih menjadi mesin pertumbuhan permintaan protein murah dan padat kalori.
China tetap menjadi pusat gravitasi pasar babi dunia. Separuh produksi global berasal dari negara itu. Konsumsinya diperkirakan mencapai 58,2 juta ton pada 2025 meski turun tipis 0,1%. Angka tersebut tetap membuat China berdiri jauh di atas negara lain.
Penurunan kecil di China punya arti besar bagi pasar global. Sedikit perubahan konsumsi di negara dengan populasi lebih dari 1,4 miliar jiwa langsung memengaruhi harga pakan, perdagangan jagung, kedelai, hingga arus ekspor negara produsen besar.
Eropa mengalami tekanan serupa. Konsumsi pork di Uni Eropa diperkirakan turun 0,7% menjadi sekitar 18,2 juta ton. Pergeseran preferensi konsumen mulai terlihat jelas di kawasan tersebut. Produk organik, isu emisi peternakan, serta kampanye pengurangan konsumsi daging makin kuat dalam beberapa tahun terakhir.
Sebaliknya, Amerika Serikat masih mencatat pertumbuhan konsumsi. Permintaan diperkirakan naik 1,7% menjadi 10,1 juta ton. Rusia, Vietnam, dan Meksiko ikut mencatat kenaikan. Vietnam bahkan diperkirakan tumbuh 2,8%, tertinggi di antara pasar besar utama.
Kenaikan di Asia Tenggara cukup penting dibaca. Pendapatan masyarakat yang meningkat biasanya diikuti konsumsi protein hewani lebih tinggi. Daging babi sering menjadi pilihan karena harga relatif lebih murah dibanding sapi di banyak negara Asia.
FAO melaporkan struktur produksi dunia masih sangat terkonsentrasi. China menguasai sekitar 50% produksi global. Uni Eropa berada di posisi kedua dengan pangsa 18%. Amerika Serikat menyusul di urutan ketiga sekitar 10%.
Dominasi China dalam industri babi sebenarnya lahir dari faktor budaya dan ekonomi. Pork sudah lama menjadi sumber protein utama rumah tangga China. Saat ekonomi tumbuh dan kelas menengah membesar, konsumsi ikut melonjak. Pemerintah China bahkan beberapa kali harus turun tangan menstabilkan harga babi karena dampaknya besar terhadap inflasi pangan.
Sementara itu, Eropa Selatan masih menjadi wilayah dengan konsumsi per kapita tertinggi di dunia. Kroasia, Spanyol, Montenegro, hingga Polandia berada di posisi teratas. Tradisi kuliner menjadi faktor utama.
Di Spanyol, pork melekat pada industri ham iberico dan berbagai produk olahan. Di Polandia, hidangan berbasis babi menjadi bagian dari konsumsi harian. Di Balkan, peternakan babi lokal sudah menjadi tradisi turun-temurun.
Ada pola geografis yang menarik dari daftar tersebut. Negara-negara Eropa Timur dan Balkan mendominasi papan atas konsumsi per kapita. Kawasan ini punya sejarah panjang peternakan babi rumahan dan budaya pengawetan daging untuk musim dingin.
Hong Kong menjadi pengecualian besar di Asia. Konsumsi pork mencapai lebih dari 52 kilogram per orang per tahun. Kepadatan kota, tradisi kuliner Kanton, dan tingginya konsumsi makanan olahan berbasis pork membuat angka itu melesat jauh di atas rata-rata Asia.
Korea Selatan juga masuk jajaran konsumen besar dunia dengan konsumsi 41,34 kilogram per kapita. Samgyeopsal, BBQ Korea, hingga berbagai hidangan berbasis pork menjaga permintaan tetap tinggi di negara tersebut.
Indonesia berada di sisi berbeda peta konsumsi global. Konsumsi per kapita hanya sekitar 0,94 kilogram per tahun pada 2022 dengan total konsumsi sekitar 259 ribu ton. Faktor demografi dan preferensi religius membuat pasar domestik pork relatif kecil dibanding negara Asia lain.
Meski demikian, industri babi global tetap punya pengaruh besar terhadap rantai pangan dunia. Jagung dan bungkil kedelai untuk pakan ternak ikut terdorong ketika produksi babi meningkat. Harga energi, biaya logistik, sampai wabah penyakit ternak seperti African Swine Fever juga cepat memengaruhi pasar.
Karena itu, kenaikan permintaan global sebesar 0,2% terlihat kecil di atas kertas, tetapi cukup untuk menjaga industri pork dunia tetap bergerak.
CNBC Indonesia Research
(emb/emb)
Addsource on Google
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477646/original/004491700_1768878450-IMG_3751_1_.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486757/original/019141800_1769602655-collage-1769596211664.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5487481/original/032833700_1769666688-Screenshot_2026-01-29_125613.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481587/original/057603900_1769138835-IMG_4016_1_.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482558/original/061677900_1769229471-IMG_4061_1_.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477935/original/012060500_1768886325-SnapInsta.to_615725260_18500994511075453_3550084569127070338_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491115/original/080022400_1770084821-SnapInsta.to_625152096_18554994268033381_7306742263003952834_n.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501953/original/051963100_1770963638-collage-1770963016593.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478914/original/069460900_1768960257-IMG_3876_1_.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5504391/original/040889300_1771234034-WhatsApp_Image_2026-02-16_at_16.07.54__1_.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495267/original/070964000_1770362176-collage-1770361735577.png)