Jakarta, CNBC Indonesia - Maraknya kasus kejahatan jalanan yang viral di media sosial belakangan ini sampai ada yang mengibaratkan Jakarta dengan Gotham City, kota fiksi yang identik dengan kriminalitas dalam komik Batman. Namun, kondisi tersebut ternyata tidak menyurutkan minat wisatawan Singapura untuk berkunjung ke ibu kota Indonesia.
Melansir The Straits Times, dalam beberapa bulan terakhir sejumlah video memperlihatkan aksi penjambretan dan perampokan yang dilakukan pengendara motor di berbagai titik Jakarta. Korbannya tidak hanya warga lokal, tetapi juga wisatawan asing.
Salah satu kasus terjadi pada 8 Mei 2026 di kawasan Kebon Sirih, Menteng, ketika tas milik warga negara Polandia dirampas. Kemudian pada 14 Mei, turis asal Italia kehilangan ponselnya akibat dijambret saat menunggu ojek online di sekitar Bundaran Hotel Indonesia (HI). Sebelumnya, turis Jerman juga menjadi korban pencurian ponsel di kawasan Pos Bloc Jakarta, Pasar Baru.
Merespons meningkatnya kekhawatiran publik, Polda Metro Jaya mengungkapkan pihaknya telah menyelesaikan 171 kasus kejahatan jalanan dan menangkap 103 tersangka sepanjang lima bulan pertama 2026.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga mendorong penegakan hukum yang lebih tegas terhadap aksi kriminal jalanan. Ia bahkan mengusulkan integrasi kamera pengawas milik pemerintah, kepolisian, gedung swasta, dan berbagai institusi ke dalam satu sistem pemantauan terpadu.
"Jika ini bisa diimplementasikan, ini akan menjadi sistem pemantauan dini untuk mencegah orang melakukan kejahatan di Jakarta," kata Pramono, dilansir dari The Straits Times, Senin (1/6/2026).
Meski demikian, sejumlah wisatawan Singapura yang ditemui The Straits Times mengaku tetap nyaman berkunjung ke Jakarta. Bagi mereka, nilai tukar rupiah yang melemah justru membuat kota ini semakin menarik sebagai destinasi belanja dan kuliner.
"Tidak ada waktu untuk takut, terlalu banyak belanjaan yang harus dibeli," canda Noraini Rahmat, 52 tahun, yang datang ke Jakarta bersama dua saudaranya pada 22-25 Mei untuk berbelanja.
Menurut Noraini, kewaspadaan tetap diperlukan, tetapi situasinya tidak jauh berbeda dengan kota besar lainnya. "Tentu saja, ketika video seperti itu menjadi viral, orang-orang akan membicarakannya. Tapi jujur saja, kami hanya mencoba berhati-hati seperti yang kami lakukan di Singapura atau kota besar lainnya," ujarnya.
(hoi/hoi)
Addsource on Google
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501953/original/051963100_1770963638-collage-1770963016593.png)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491115/original/080022400_1770084821-SnapInsta.to_625152096_18554994268033381_7306742263003952834_n.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5504391/original/040889300_1771234034-WhatsApp_Image_2026-02-16_at_16.07.54__1_.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494769/original/017852300_1770340983-IMG_4607_1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503685/original/018522300_1771207869-IMG_5126_1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489964/original/003837400_1769954351-Web_Photo_Editor__15_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495267/original/070964000_1770362176-collage-1770361735577.png)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496238/original/049857200_1770516142-SnapInsta.to_628251077_18560930053012162_3184567118963434244_n.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491721/original/088276300_1770104759-collage-1770104004606.png)