Posko ESDM Ramadan-Idulfitri 2026 Ditutup, Ini Data Penyaluran BBM Cs

6 hours ago 6

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada hari ini, Selasa (31/3/2026), resmi menutup Posko Nasional Sektor ESDM Ramadan-Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah yang beroperasi selama 20 hari, mulai 12-31 Maret 2026.

Ketua Posko RAFI 2026 Erika Retnowati memastikan seluruh pasokan energi mulai dari BBM, LPG, listrik, hingga gas bumi dalam kondisi aman dan terkendali.

Berikut rincian laporan realisasi Posko Nasional Sektor ESDM selama Ramadan-Idulfitri 2026:

Bahan Bakar Minyak (BBM):

Erika melaporkan bahwa ketahanan stok BBM secara nasional berhasil terjaga dengan rata-rata di atas 20 hari. Peningkatan konsumsi harian paling signifikan terjadi pada jenis gasoline (bensin) sebesar 15% dan avtur sebesar 7,2%, sedangkan gasoil (solar) turun 18% dibandingkan kondisi normal.

"Secara umum kondisi ketahanan stok BBM dilaporkan aman, baik untuk jenis gasoline, gasoil, kerosene (minyak tanah), maupun avtur dengan ketahanan stok berhasil terjaga rata-rata di atas 20 hari," ungkap Erika dalam acara penutupan posko di Kantor BPH Migas, Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Puncak penyaluran bensin saat arus mudik terjadi pada 19 Maret dengan kenaikan 37%, dan arus balik pada 25 Maret dengan kenaikan 20%. Kelancaran distribusi ini didukung oleh kesiagaan 125 terminal BBM, 7.885 SPBU, 72 DPPU, serta partisipasi aktif dari badan usaha ritel swasta.

Liquefied Petroleum Gas (LPG)

Penyaluran LPG selama periode posko juga dipastikan aman dengan ketahanan stok rata-rata mencapai 11,6 hari. Pemerintah bersama Pertamina menyiagakan 40 terminal LPG, 757 SPBE, hingga 6.662 agen pangkalan yang beroperasi 24 jam di wilayah dengan permintaan tinggi.

"Penyaluran rata-rata LPG pada periode posko ini adalah 34.206 metrik ton atau mengalami kenaikan sebesar 6,5% dari rerata normal," jelas Erika.

Adapun puncak kenaikan penyaluran LPG terjadi pada 16 Maret 2026 sebesar 33.428 metrik ton. Erika mengakui sempat terdapat isu kelangkaan pasokan di beberapa wilayah, namun kendala tersebut dapat segera ditangani dengan baik oleh tim di lapangan.

Gas Bumi

Distribusi gas bumi kepada pelanggan komersial, industri, rumah tangga, hingga pembangkit listrik berjalan lancar. Subholding Gas Pertamina (PGN) tercatat menyalurkan gas kepada lebih dari 818.000 pelanggan rumah tangga dan ribuan pelanggan industri komersial tanpa kendala.

"Penyaluran niaga gas rata-rata pada periode Hari Raya Idul Fitri adalah sebesar 735 BBTUD atau turun 53 BBTUD dibandingkan dengan realisasi Hari Raya Idulfitri tahun 2025," ungkap Erika.

Meskipun pasokan aman, Erika mencatat adanya tantangan operasional terkait proses pemulihan jaringan transmisi gas Gresik-Duri dan pemeliharaan fasilitas pemasok. Namun, dampak pada pola penyaluran gas bumi di Jawa bagian barat dan Sumatra bagian selatan tersebut saat ini sudah berangsur normal.

Ketenagalistrikan

Kondisi pasokan tenaga listrik di wilayah pengusahaan PT PLN (Persero) secara umum berada dalam status aman. Mayoritas sistem kelistrikan beroperasi normal tanpa mengalami defisit daya selama periode posko berlangsung.

"Dari 24 sistem yang terus menerus dipantau terdapat 17 sistem yang beroperasi secara normal atau tidak pernah terjadi siaga maupun defisit selama periode posko," terang Erika.

Pada Hari Raya Idulfitri (21 Maret 2026), daya mampu pasok sistem mencapai 49.718,27 Mega Watt (MW). Sementara itu, beban puncak tercatat sebesar 35.022,10 MW, yang menghasilkan cadangan daya tertinggi selama periode posko yakni mencapai 14.695,97 MW.

Geologi

Selama periode posko, pemerintah juga memantau kebencanaan geologi nasional. Tercatat terdapat dua gunung api berstatus Siaga yakni Merapi dan Semeru, 43 kejadian gerakan tanah, dan 35 kejadian gempa bumi dirasakan, dengan dua di antaranya bersifat merusak di Sintang (Kalbar) dan Sukabumi (Jabar).

"Seluruh aktivitas gempa bumi, gunung api, dan gerakan tanah tidak berdampak terhadap kondisi pasokan maupun kelancaran penyaluran energi baik di sektor BBM, LPG, gas bumi maupun ketenagalistrikan," tegas Erika.

(wia)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |