Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah India mengungkapkan, proses pengadaan sistem rudal BrahMos oleh Indonesia telah memasuki tahap akhir. Sementara itu, kesepakatan serupa dengan Vietnam disebut sudah ditandatangani dan tinggal menunggu pengumuman resmi.
"Sepemahaman saya, baik dengan Indonesia maupun dengan Vietnam, kesepakatan tersebut berada di tahap akhir, bahkan untuk Vietnam, saya mengerti bahwa kesepakatan itu sudah ditandatangani, mungkin belum diumumkan secara publik, tetapi sudah ditandatangani," kata Menteri Pertahanan India Rajesh Kumar Singh, dilansir dari Hindustan Times, Senin (1/6/2026).
Adapun Indonesia sebelumnya menyatakan telah menandatangani perjanjian dengan India untuk pengadaan sistem rudal BrahMos pada Maret lalu. Namun hingga kini nilai kontrak antara Indonesia dan India, maupun Vietnam dan India belum diungkapkan secara resmi.
BrahMos merupakan rudal jelajah supersonik yang dikembangkan India bersama Rusia. Sebelum Indonesia dan Vietnam, Filipina menjadi pembeli asing pertama setelah menandatangani kontrak senilai hampir US$375 juta pada 2022.
Singh menegaskan, transfer teknologi pertahanan canggih hanya dilakukan kepada negara-negara yang dipercaya dan memiliki hubungan baik dengan India.
"Jelas, Anda berbagi teknologi dengan orang-orang yang Anda percayai," ujarnya.
Ia mengatakan, India memiliki komitmen kuat terhadap negara-negara ASEAN dan siap memperluas kerja sama pertahanan di kawasan.
"Kami memperlakukan Anda semua sebagai 'negara asing yang bersahabat' yang dengannya kami dapat berbagi teknologi pertahanan canggih," ucap dia.
Menurut Singh, ketahanan sektor pertahanan kini menjadi kebutuhan strategis di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik, konflik global, gangguan rantai pasok, hingga persaingan teknologi.
"Saat ini, ketahanan telah menjadi salah satu persyaratan strategis yang menentukan zaman kita," katanya.
Ia juga menekankan pentingnya membangun ekosistem industri pertahanan yang kuat dan tidak bergantung pada rantai pasok yang rapuh.
"Pelajaran dari beberapa tahun terakhir sudah jelas. Kesiapan pertahanan tidak dapat bergantung pada rantai pasokan yang rapuh atau terlalu terkonsentrasi. Negara-negara saat ini membutuhkan ekosistem industri pertahanan yang tangguh, terpercaya, terdiversifikasi, dan adaptif secara teknologi," ujar Singh.
India dalam satu dekade terakhir, katanya, telah melakukan reformasi besar di sektor pertahanan, mulai dari membuka ruang lebih besar bagi sektor swasta, memperkuat manufaktur dalam negeri, hingga meningkatkan ekspor alutsista.
Menurutnya, India kini berkembang menjadi pusat manufaktur pertahanan yang andal dengan kemampuan memproduksi berbagai sistem persenjataan, termasuk rudal, pesawat tempur, dan tank tempur utama.
"Tujuan kami bukanlah untuk menciptakan blok eksklusif, tetapi kemitraan inklusif dan andal yang memperkuat keamanan kolektif dan mengurangi kerentanan strategis," pungkasnya.
(hoi/hoi)
Addsource on Google
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501953/original/051963100_1770963638-collage-1770963016593.png)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491115/original/080022400_1770084821-SnapInsta.to_625152096_18554994268033381_7306742263003952834_n.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5504391/original/040889300_1771234034-WhatsApp_Image_2026-02-16_at_16.07.54__1_.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494769/original/017852300_1770340983-IMG_4607_1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503685/original/018522300_1771207869-IMG_5126_1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489964/original/003837400_1769954351-Web_Photo_Editor__15_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495267/original/070964000_1770362176-collage-1770361735577.png)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496238/original/049857200_1770516142-SnapInsta.to_628251077_18560930053012162_3184567118963434244_n.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491721/original/088276300_1770104759-collage-1770104004606.png)