Tetangga RI Kompak Naikkan Harga BBM Imbas Perang, Ini Daftarnya

3 hours ago 9

Jakarta, CNBC Indonesia - Konflik geopolitik di Timur Tengah, khususnya perang di antara Israel, Amerika Serikat dan Iran mulai berdampak langsung terhadap kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) global, termasuk di kawasan Asia Tenggara (ASEAN).

Terpantau, sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara menaikkan harga jual BBM pada awal Maret, setelah perang Israel-Iran meletus, dibandingkan dengan sebelum perang tersebut meletus.

Mengutip Aljazeera, Selasa (17/3/2026), sejumlah negara di Asia Tenggara tercatat menaikkan harga jual BBM, khususnya untuk jenis bensin RON 95, setelah meletusnya perang Israel-AS dan Iran pada 28 Februari 2026 lalu.

Kenaikan harga BBM ini tak terlepas dari lonjakan harga minyak mentah dunia. Pada 27 Februari 2026 sebelum perang meletus, harga minyak Brent terpantau berada pada level US$ 72,48 per barel dan WTI US$ 67,02 per barel.

Sedangkan setelah perang meletus pada 28 Februari 2026, harga minyak dunia terpantau langsung melejit. Pada 16 Maret 2026, harga minyak Brent sempat tembus US$ 105,84 per barel dan WTI US$ 100,37 per barel.

Berikut daftar kenaikan harga BBM bensin (RON 95) di sejumlah negara di Asia Tenggara per 23 Februari dan 11 Maret 2026, dikutip dari kantor berita Aljazeera, Selasa (17/3/2026).

1. Kamboja

Pada 23 Februari 2026, rata-rata harga Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk bensin di Kamboja mencapai US$1,11 per liter atau Rp18.865 per liter (asumsi kurs Rp16.984 per US$). Sementara pada 11 Maret naik sekitar 18,91% menjadi US$1,32 per liter atau Rp22.434 per liter.

2. Vietnam

Pada 23 Februari 2026, rata-rata harga BBM untuk bensin di Vietnam mencapai US$0,75 per liter atau Rp12.747 per liter. Sementara pada 11 Maret naik 50,66% menjadi US$1,13 per liter atau Rp19.205 per liter.

3. Laos

Pada 23 Februari 2026, rata-rata harga BBM untuk bensin di Laos mencapai US$1,34 per liter atau Rp22.774 per liter. Sementara pada 11 Maret naik 32,83% menjadi US$1,78 per liter atau Rp30.252 per liter.

4. Singapura

Rata-rata harga BBM untuk bensin di Singapura pada 23 Februari mencapai US$2,16 per liter atau Rp36.711 per liter. Sementara pada 11 Maret naik 15,74% menjadi US$2,50 per liter atau Rp42.490 per liter.

5. Malaysia

Rata-rata harga bahan bakar minyak (BBM) untuk bensin di Malaysia pada 23 Februari mencapai US$0,65 per liter atau Rp11.047 per liter. Sementara pada 11 Maret naik tipis menjadi US$0,68 per liter atau Rp11.557 per liter.

6. Myanmar

Rata-rata harga bahan bakar minyak (BBM) untuk bensin di Myanmar pada 23 Februari mencapai US$0,77 per liter atau Rp13.084 per liter. Sementara pada 11 Maret naik 9% menjadi US$0,84 per liter atau Rp14.274 per liter.

Harga BBM di Indonesia

Sementara di Indonesia, harga jual BBM di SPBU saat ini belum merujuk pada kondisi setelah meletusnya perang di Timur Tengah. Harga jual BBM di SPBU saat ini berlaku per 1 Maret 2026, dengan pertimbangan pergerakan harga minyak pada periode dua bulan sebelumnya, asumsi kurs atau nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, dan juga Mean of Platts Singapore (MOPS).

Dampak lonjakan harga minyak dunia saat ini kemungkinan baru akan terlihat pada harga BBM non subsidi per 1 April 2026. Indonesia melakukan penyesuaian harga BBM non subsidi setiap tanggal 1 di setiap bulannya.

Sementara untuk harga BBM bersubsidi hingga periode Maret 2026 ini terpantau masih tetap, yakni Rp 10.000 per liter untuk BBM Pertalite (RON 90) dan Solar subsidi Rp 6.800 per liter.

Berikut daftar harga BBM di SPBU RI periode Maret 2026:

SPBU Pertamina (DKI Jakarta):

Pertalite (RON 90): Rp 10.000 per liter

Solar Subsidi: 6.800 per liter

Pertamax (RON 92): Rp 12.300 per liter liter

Pertamax Turbo (RON 98): Rp 13.100 per liter

Pertamax Green 95 (RON 95): Rp 12.900 per liter

Dexlite: Rp 14.200 per liter

Pertamina Dex: Rp 14.500 per liter.

SPBU Shell:

Shell Super: Rp 12.390 per liter

Shell V-Power Diesel: Rp 14.620 per liter

SPBU BP:

BP 92: Rp 12.390 per liter

BP Ultimate: Rp 12.920 per liter

BP Ultimate Diesel: Rp 14.620 per liter

SPBU Vivo:

Vivo Revvo 92: Rp 12.390 per liter

Vivo Revvo 95: Rp 12.930 per liter

Vivo Diesel Primus: Rp 14.610 per liter

SPBU Mobil Indostation

Gasoline 92: Rp 12.395 per liter.

(wia)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |