Tragis! Miliarder AS Tewas Mengenaskan, Dilindas Kawanan Gajah

5 hours ago 6

Jakarta, CNBC Indonesia - Seorang miliarder sekaligus pemburu hewan besar asal Amerika Serikat (AS) dilaporkan tewas setelah diinjak-injak oleh sekelompok gajah dalam sebuah ekspedisi perburuan di Gabon.

Insiden maut ini menimpa Ernie Dosio, seorang pemilik kebun anggur berusia 75 tahun, yang sedang berburu duiker punggung kuning, sejenis kijang, di hutan hujan Lope-Okanda, Gabon, pada hari Jumat, (17/04/2026). Saat sedang melacak buruannya, Dosio dan pemandunya secara tak terduga berpapasan dengan lima gajah betina yang membawa seekor anak gajah.

Dosio yang berasal dari Lodi, California, dikenal sebagai pemburu kawakan yang telah mengumpulkan banyak trofi perburuan selama bertahun-tahun, termasuk gajah dan singa. Mengutip The Guardian, operator safari Collect Africa mengonfirmasi kematian kliennya tersebut dan melaporkan bahwa pemandu profesional yang mendampingi Dosio juga mengalami luka parah.

Seorang pensiunan pemburu yang mengenal baik sosok Dosio di Cape Town memberikan kesaksian mengenai kecintaan pria tersebut terhadap dunia perburuan sejak kecil. Ia menegaskan bahwa seluruh aktivitas yang dilakukan Dosio dilakukan di bawah izin resmi pemerintah.

"Ernie telah berburu sejak dia bisa memegang senapan dan memiliki banyak trofi dari Afrika dan AS. Meskipun banyak yang tidak setuju dengan perburuan hewan besar, semua perburuan Ernie berizin ketat dan sah serta terdaftar sebagai konservasi untuk pengendalian jumlah hewan," ujar rekan Dosio tersebut.

Sumber yang sama menjelaskan bahwa insiden tersebut murni kecelakaan karena faktor kejutan. Menurutnya, kawanan mamalia raksasa tersebut merasa terganggu dengan kehadiran manusia di wilayah mereka.

"Gajah-gajah tersebut merasa terkejut dengan kehadiran Dosio dan pemandunya," lanjut sumber tersebut menjelaskan kronologi singkat pertemuan mematikan itu.

Dosio sendiri merupakan pemilik Pacific AgriLands Inc, sebuah perusahaan besar yang mengelola 4.856 hektar lahan kebun anggur di Modesto, California. Saat ini, pejabat dari Kedutaan Besar AS di Gabon sedang berkoordinasi untuk memulangkan jenazah miliarder tersebut ke kampung halamannya.

Kematian Dosio menambah daftar panjang insiden pemburu yang tewas oleh hewan buruannya sendiri, setelah tahun lalu seorang pemburu AS lainnya tewas diseruduk kerbau di Afrika Selatan. Industri perburuan trofi internasional sendiri merupakan bisnis bernilai jutaan dolar yang sangat populer di kalangan warga kaya Amerika, meski terus menuai kontroversi terkait etika konservasi.

Di sisi lain, hutan-hutan di Gabon merupakan rumah bagi sekitar 95.000 gajah hutan, yang merupakan populasi global terbesar dari spesies yang kini statusnya dianggap sangat terancam punah tersebut.

(tps/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |