Trump Tunda Serangan ke Iran, Bitcoin Cs Langsung Pesta Pora

2 hours ago 5

Gelson Kurniawan,  CNBC Indonesia

08 April 2026 10:50

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar aset kripto, merespons positif perkembangan terbaru dari dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah pada perdagangan hari ini Rabu (08/04/2026).

Keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk melakukan penangguhan serangan militer terhadap Iran memicu pemulihan selera risiko (risk appetite) di kalangan investor global.

Meredanya ketidakpastian geopolitik ini mendorong arus modal kembali masuk ke instrumen aset digital, membawa harga Bitcoin dan mayoritas aset kripto utama mencatatkan penguatan yang terukur.

Bitcoin dan Ethereum Menguat Solid

Berdasarkan data perdagangan terkini, Bitcoin (BTC) diperdagangkan pada level $71.693,59. Aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar ini membukukan kenaikan harian sebesar +4,80% dan mengonfirmasi tren positif mingguannya di angka +5,83%. Pergerakan ini membawa Bitcoin kembali mendekati area resistensi teknikal di kisaran $72.000.

Penguatan yang lebih persentase lebih tinggi terlihat pada Ethereum (ETH). Aset ini diperdagangkan di level $2.243,99, mencatatkan kenaikan harian sebesar +6,90% dan apresiasi mingguan sebesar +7,35%.

Stabilitas dan kenaikan kedua aset utama ini mengindikasikan bahwa investor mulai mengurangi premi risiko lindung nilai dan kembali melakukan akumulasi pada aset pertumbuhan (growth assets).

Cardano dan Solana Memimpin Rebound

Pada sektor altcoin, mayoritas aset berkapitalisasi besar menunjukkan kinerja yang sejalan dengan pergerakan aset induk. Cardano (ADA) memimpin penguatan harian dengan kenaikan sebesar +8,05% ke level $0,2638.

Diikuti oleh Solana (SOL) yang naik +6,56% ke posisi $84,86, serta Hyperliquid (HYPE) yang tumbuh +6,11% ke level $38,45.

Kenaikan yang moderat juga dicatatkan oleh XRP (+4,47%), Dogecoin (+4,86%), dan Binance Coin (+3,24%). Di sisi lain, aset seperti TRON (TRX) dan UNUS SED LEO (LEO) cenderung stagnan dan bergerak mendatar dengan fluktuasi di bawah 1%.

Gencatan Senjata AS-Iran

Faktor utama yang mendorong pasar hari ini adalah konfirmasi gencatan senjata sementara di Timur Tengah. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memutuskan untuk menahan kekuatan militer selama dua pekan.

Keputusan ini diambil untuk memfasilitasi negosiasi atas proposal 10 poin dari Iran dan memastikan pembukaan Selat Hormuz secara aman, yang sebelumnya mengancam stabilitas rantai pasok energi global.

Bagi pasar keuangan, resolusi damai ini menghilangkan salah satu faktor ketidakpastian makroekonomi terbesar yang membayangi kuartal ini. Ketika ancaman disrupsi pasokan minyak bumi dan lonjakan inflasi mereda, tekanan terhadap kebijakan suku bunga bank sentral juga ikut menurun.

Kondisi ini secara tidak langsung memberikan lingkungan yang lebih kondusif bagi aset berisiko seperti Bitcoin untuk mengalami pantulan.

Outlook Pasar

Dari perspektif teknikal, kenaikan harga Bitcoin saat ini masih berada dalam koridor proyeksi pergerakan jangka pendek, yakni menguji kembali area resistensi di $71.000 hingga $72.000. Kenaikan ini didorong oleh sentimen risk-on sektoral pasca pengumuman gencatan senjata.

Namun, untuk prospek jangka panjang, proyeksi fundamental pasar tidak mengalami perubahan. Kenaikan ini dinilai sebagai bagian dari volatilitas di dalam fase konsolidasi makro.

Tekanan dari sisi likuiditas perbankan dan suku bunga global diperkirakan masih akan membayangi pasar sepanjang tahun terutama di akhir tahun 2026 ini.

Oleh karena itu, target utama untuk alokasi terbaik masih tetap dipertahankan secara konservatif di rentang harga Bitcoin pada $40.000 hingga $45.000.

Area tersebut diproyeksikan sebagai titik dasar siklus empat tahunan yang berpotensi terjadi pada Kuartal III atau Kuartal IV 2026. Bagi pelaku pasar, disiplin pada manajemen risiko dan menghindari keputusan investasi yang reaktif (FOMO) tetap menjadi strategi yang relevan.

-

Sanggahan: Artikel ini adalah produk jurnalistik berupa pandangan CNBC Indonesia Research. Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investasi terkait. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

CNBC INDONESIA RESEARCH

[email protected]

(gls/gls)

Read Entire Article
Photo View |