Bukan Lagi "Mitra", Jepang Kini Anggap China Cuma "Tetangga"

4 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Jepang resmi menurunkan penilaiannya terhadap China untuk pertama kalinya dalam satu dekade. Langkah ini menandai memburuknya hubungan antara dua kekuatan besar Asia.

Dalam laporan tahunan diplomasi yang dirilis Jumat (10/4/2026), Kementerian Luar Negeri Jepang tidak lagi menyebut China sebagai "salah satu mitra terpenting Jepang" seperti sejak 2016. Kini, Tokyo hanya menyebut Beijing sebagai "tetangga penting".

Laporan tersebut juga menuding China "memperkuat kritik sepihaknya terhadap dan melakukan tindakan intimidatif terhadap Jepang", mencerminkan meningkatnya ketegangan bilateral, seperti dikutip AFP.

Hubungan kedua negara memburuk dalam beberapa bulan terakhir, terutama setelah Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, pada November lalu mengisyaratkan kemungkinan intervensi militer jika terjadi serangan terhadap Taiwan. China sendiri menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan tidak menutup kemungkinan untuk mengambilnya dengan paksa.

Seiring meningkatnya ketegangan diplomatik antara ekonomi terbesar kedua dan keempat dunia ini, Beijing turut mengambil langkah balasan. Pemerintah China dilaporkan mendesak warganya untuk menunda perjalanan ke Jepang serta memperketat pembatasan perdagangan terhadap sejumlah perusahaan Jepang.

Dampaknya mulai terlihat pada sektor pariwisata. Data resmi menunjukkan jumlah wisatawan China ke Jepang anjlok 45,2% pada Februari dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Secara lebih luas, Jepang juga memberikan gambaran suram terhadap kondisi global dalam laporan tersebut.

"Dapat dikatakan bahwa era yang relatif damai yang dulu dikenal sebagai 'periode pasca-Perang Dingin' telah berakhir," tulis laporan itu.

(luc/luc) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |