Cara Bajak Akun WhatsApp Dibongkar Intelijen, Kenali Biar Tak Terjebak

3 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Hacker pemerintah Rusia dilaporkan mengincar akun WhatsApp dan Signal pejabat pemerintah, petinggi militer, dan jurnalis di seluruh dunia.

Aksi Rusia tersebut diungkap oleh lembaga intelijen Belanda yaitu MIVD dan AIVD. Mata-mata Belanda menyatakan ada upaya pembobolan akun WhatsApp dan Signal tersebut berskala global 

Teknik yang diandalkan oleh hacker Rusia untuk membajak akun aplikasi chat sasarannya adalah adalah phising dan social engineering, bukan malware.

Para hacker membobol Signal dengan berpura-pura menjadi tim dukungan pengguna aplikasi tersebut. Mereka mengirim chat ke akun pengguna sasaran yang isinya peringatan aktivitas mencurigakan berupa potensi kebocoran data atau upaya mengakses data pribadi.

Pengguna yang terjebak diminta untuk memberikan kode autentikasi Signal yang dikirim lewat SMS. Kode tersebut kemudian digunakan oleh hacker untuk mendaftarkan perangkat baru dengan nomor HP yang berbeda. Hacker menggunakan akun baru untuk mengakses daftar kontak pengguna.

"Karena Signal menyimpan history chat di HP, korban bisa merebut kembali akses ke history chat setelah registrasi ulang. Dampaknya, banyak korban tidak mengetahui ada masalah," seperti tertulis di laporan badan intelijen Belanda.

Signal padahal tidak menyediakan layanan dukungan pengguna lewat aplikasi.

Modus pembobolan WhatsApp yang digunakan oleh hacker Rusia adalah memanfaatkan fungsi "Linked devices" atau "Perangkat tertaut" Lewat fitur ini, pengguna WhatsApp bisa mengakses akunnya dari perangkat sekunder seperti laptop atau tablet.

Berbeda dengan Signal, chat masa lalu pengguna yang terjebak bisa dilihat oleh hacker. Bahkan, ada korban yang tidak sadar bahwa akun mereka diintip oleh hacker. 

Cara lain yang digunakan oleh Rusia adalah memancing pengguna Signal dan WhatsApp untuk memindai kode QR atau link yang berfungsi menghubungkan akun mereka dengan perangkat milik hacker. Contohnya, hacker mengirim link dan kode QR yang berisi undangan ke grup chat.

(dem/dem)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |