Ditendang Trump, Pemasok Senjata Canggih AS Mau Ditampung Negara Ini

2 hours ago 5

Jakarta, CNBC Indonesia - Konflik antara pemerintahan Donald Trump dengan pemasok 'senjata' canggih AI Anthropic, mendatangkan peluang bagi Inggris. Negara tersebut mencoba membujuk Anthropic untuk mengekspansi kehadirannya di Inggris.

Pemerintah Inggris memberikan proposal kepada Anthropic yang mencakup banyak hal. Mulai dari ekspansi kantor di London, hingga pencatatan saham ganda, menurut laporan Financial Times berdasarkan keterangan beberapa orang, dikutip dari Reuters, Senin (6/4/21026).

Anthropic dan Departemen Teknologi, Inovasi, dan Sains Inggris, tidak segera merespons permintaan komentar dari Reuters.

Kantor Perdana Menteri Keir Starmer telah mendukung pekerjaan departemen tersebut, yang akan disampaikan kepada CEO Anthropic, Dario Amodei, ketika ia berkunjung pada akhir Mei, kata FT.

Pemerintah AS memasukkan Anthropic ke dalam daftar hitam, menetapkan perusahaan tersebut sebagai risiko rantai pasokan keamanan nasional. Padahal, sebelumnya Anthropic merupakan pemasok 'tool' AI untuk militer AS.

Konflik meruncing saat Anthropic menolak mengizinkan militer AS menggunakan chatbot AI Claude untuk menciptakan senjata otonom atau mengawasi warga AS.

Trump murka dan menyebut Anthropic sebagai perusahaan 'sayap kiri woke' yang mebahayakan nyawa warga AS. Kendati demikian, WSJ melaporkan tool AI Anthropic sejatinya masih digunakan dalam perang melawan Iran pada 28 Februari 2026 lalu.

Seorang hakim AS untuk sementara memblokir daftar hitam AS, dan Anthropic tersebut memiliki gugatan kedua yang sedang berlangsung terkait penetapan risiko rantai pasokan tersebut.

(fab/fab) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |