Petugas Meninggal Mendadak Saat Evakuasi Penumpang MV Hondius

4 hours ago 6

Jakarta, CNBC Indonesia - Seorang petugas polisi meninggal dunia mendadak akibat serangan jantung pada Minggu (10/5/2026) saat bertugas mengamankan kedatangan kapal pesiar MV Hondius, yang dihantam hantavirus, saat merapat di pelabuhan Granadilla de Abona, Tenerife, Spanyol. 

Petugas berusia 62 tahun itu pingsan saat membantu proses penurunan penumpang dari atas kapal pesiar MV Hondius di mana wabah hantavirus telah merenggut tiga nyawa dan menginfeksi banyak penumpang serta awak kapal.

Petugas tersebut sedang menjaga keamanan dan koordinasi ketika tiba-tiba pingsan dan meninggal mendadak. Insiden tersebut menimbulkan kekhawatiran di antara petugas lain yang terlibat dalam proses evakuasi penumpang. 

"Saya ingin menyampaikan belasungkawa kami kepada keluarga, kepada seluruh Garda Sipil," kata Menteri Kesehatan Spanyol Mónica García, saat konferensi pers dari pelabuhan Granadilla, dikutip dari Euronews. 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hingga saat ini telah mengonfirmasi enam kasus hantavirus yang terkait dengan wabah di kapal pesiar MV Hondius, tiga di antaranya meninggal dunia. WHO memperingatkan potensi kasus tambahan karena virus tersebut memiliki masa inkubasi hingga enam minggu.

Ahli epidemiologi penyakit menular WHO, Maria Van Kerkhove, berusaha membedakan wabah ini dari awal pandemi COVID-19.

"Saya ingin menegaskan di sini. Ini bukan SARS-CoV-2. Ini bukan awal dari pandemi COVID. Ini adalah wabah yang kita lihat di kapal," katanya. Van Kerkhove menjelaskan bahwa hantavirus tidak menyebar dengan cara yang sama seperti virus corona, tetapi lebih melalui "kontak dekat dan intim".

(hsy/hsy)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |