Produk Belum Rilis Sudah Dapat Pesanan Rp17.000 Triliun, Pantas Kaya

3 hours ago 6

Jakarta, CNBC Indonesia - Nvidia menjadi salah satu perusahaan yang paling diuntungkan dengan ledakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Perusahaan asal Amerika Serikat (AS) tersebut mengembangkan chip yang digadang-gadang tercanggih di pasaran saat ini. 

Perlombaan raksasa teknologi dunia untuk menghadirkan AI yang lebih cerdas membuat bisnis Nvidia makin moncer. Bahkan, perusahaan yang didirikan Jensen Huang itu dikatakan sudah mengantongi pesanan hingga US$ 1 triliun (Rp17.159 triliun) untuk dua chip andalannya, Blackwell dan Vera Rubin.

Padalah, dua chip tersebut belum resmi tersedia di pasaran secara meluas. Jadwal pengiriman diproyeksikan berlangsung sampai dua tahun mendatang.

CEO Nvidia Jensen Huang menyatakan permintaan atas Blackwell dan Vera Rubin melonjak, baik dari perusahaan besar maupun dari startup.

"Jika mereka bisa mendapatkan kapasitas tambahan, mereka bisa memberikan lebih banyak token, pendapatan mereka akan naik," kata Huang seperti dikutip oleh CNBC International, Senin (20/4/2025).

Chip GPU buatan Nvidia laku keras seiring dengan perlombaan perusahaan-perusahaan teknologi dalam mengembangkan dan dan menawarkan produk AI.

Dampaknya, harga saham Nvidia meroket dan memompa valuasi perusahaan hingga mencapai US$4.901 triliun, paling tinggi di dunia.

Jensen Huang pun turut menikmati kenaikan harga saham yang ia miliki sehingga menjadi salah satu orang terkaya dunia dengan harta US$174,4 miliar.

Vera Rubin adalah chip baru yang baru akan dirilis pada akhir tahun ini. Dengan 1,3 juta komponen di dalamnya, Vera Rubin diklaim mampu meningkatkan performa per watt hingga 10 kali lipat dibanding pendahulunya yaitu Grace Blackwell.

Peningkatan ini sangat penting untuk menekan konsumsi listrik pemrosesan AI di data center di seluruh dunia. Tahun lalu, Nvidia memproyeksikan pendapatan US$500 juta dari penjualan kedua teknologi chip tersebut.

(fab/fab)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |