Penampakan Kumuh Bantaran Rel Senen, 15 Juni Berubah Jadi Rusun

4 hours ago 8

FOTO

Muhammad Sabki,  CNBC Indonesia

10 April 2026 13:27

Suasana tempat tinggal yang berada di bantaran rel, kawasan Senen, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Seorang warga tertidur dengan latar Kereta api melintas di dekat tempat tinggal yang berada di bantaran rel, kawasan Senen, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Suasana tempat tinggal yang berada di bantaran rel, kawasan Senen, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Pemerintah Indonesia saat ini tengah melakukan penataan kawasan bantaran rel di wilayah tersebut dengan menyiapkan hunian yang lebih layak bagi warga terdampak. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Suasana tempat tinggal yang berada di bantaran rel, kawasan Senen, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Langkah ini dipercepat setelah kunjungan spontan Presiden Prabowo Subianto pada akhir Maret 2026 yang menyoroti langsung kondisi warga di lapangan. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Suasana tempat tinggal yang berada di bantaran rel, kawasan Senen, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Ia mengaku telah tinggal di lokasi tersebut sejak berusia tujuh tahun. “Dari umur 7 tahun saya tinggal di sini, sekarang sudah sampai punya cucu,” ujar Seger kepada CNBC Indonesia. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Suasana tempat tinggal yang berada di bantaran rel, kawasan Senen, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Suasana tempat tinggal yang berada di bantaran rel, kawasan Senen, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Suasana tempat tinggal yang berada di bantaran rel, kawasan Senen, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

“Dari umur 7 tahun saya tinggal di sini, sekarang sudah sampai punya cucu,” ujar Seger kepada CNBC Indonesia. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Suasana tempat tinggal yang berada di bantaran rel, kawasan Senen, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Kehidupan di bantaran rel juga diwarnai risiko tinggi. Warga harus hidup berdampingan dengan lalu lalang kereta api setiap hari, dengan ancaman kecelakaan yang terus mengintai, terutama bagi anak-anak. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Suasana tempat tinggal yang berada di bantaran rel, kawasan Senen, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

“Kita selalu pantau anak-anak kecil kalau nyebrang, karena sering ada yang celaka tertabrak kereta tanpa kelihatan,” tambahnya. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Suasana tempat tinggal yang berada di bantaran rel, kawasan Senen, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyatakan pemerintah telah menyiapkan lebih dari 324 unit rumah untuk warga bantaran rel di Pasar Senen. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Suasana tempat tinggal yang berada di bantaran rel, kawasan Senen, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Selain itu, sekitar 800 unit tambahan juga akan dibangun untuk memenuhi kebutuhan hunian warga terdampak relokasi. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Suasana tempat tinggal yang berada di bantaran rel, kawasan Senen, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Program ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus menata kawasan perkotaan yang lebih aman dan tertib. Menurut rencana kawasan ini akan berubah total jadi rusun pada 15 Juni 2026. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Read Entire Article
Photo View |