Purbaya Buka Suara Soal Anggaran Jet Tempur KF-21 dan Sukhoi Su-35

3 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap Kementerian Keuangan belum menerima permintaan resmi perihal pencairan anggaran pengadaan proyek jet tempur KF-21 Boramae dari Korea Selatan. Kendati demikian, dia mengakui bahwa pengadaan tersebut seharusnya bisa berjalan.

"Yang itu belum ke saya, jadi saya belum tahu yang KF-21 ya. Harusnya sih bisa jalan, tapi mereka belum minta ke saya jadi saya belum tahu," ujar Purbaya.

Dia pun mengatakan bahwa pengadaan anggaran untuk proyek tersebut sudah cukup lama sehingga dia menilai seharusnya tidak ada masalah.

"Tapi yang ini kan dianggarkan cukup lama, jadi enggak ada masalah. Ini udah anggaran lama nih, jadi tinggal implementasi aja. Mungkin delivery-nya kebetulan sekarang hari ini sebagian," katanya.

Sayangnya, Purbaya enggan mengungkapkan besaran jumlah anggaran yang disediakan tersebut. "Oh anggaran ya? Oh nanti rahasia itu," ujarnya.

Ketika dikonfirmasi, kebutuhan anggaran mencapai US$ 8,1 miliar. Purbaya juga enggan buka suara. Dia menegaskan anggaran pertahanan bersifat rahasia.

"Saya enggak bisa konfirmasi itu. Kalau pertahanan kan rahasia kan. Nanti akan ada banyak, mungkin lebih, lebih," tegasnya.

Sementara itu, ketika ditanya perihal pengadaan pesawat tempur Sukhoi Su-35 dari Rusia, Purbaya meminta agar hal ini ditanyakan langsung ke Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin. Dia menegaskan bahwa dirinya hanya bertugas membereskan pembayaran.

"Anda mestinya tanya Menhan lah, saya enggak ngerti kalau itu. Saya cuma bagian bayar aja ya," kata Purbaya.

(haa/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |