Trump Menggila! Minta Duit Militer US$1,5 T, 15 Saham Ini Auto Cuan

2 hours ago 7

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump kembali membuat geger dunia dengan mengajukan permintaan anggaran pertahanan sebesar US$1,5 triliun untuk tahun fiskal 2027. Angka tersebut merupakan pengajuan anggaran pertahanan terbesar negeri Paman Sam sepanjang sejarah.

Di sisi lain, anggaran militer yang diusulkan Trump setara dengan 42% di atas anggaran tahun ini dan dua pertiga lebih besar dari anggaran Pentagon terakhir milik Presiden Joe Biden.

Kenaikan anggaran pertahanan ini dikatakan akan memperkuat basis industri pertahanan AS dengan memperluas produksi sistem senjata utama, sekaligus memperkuat rantai pasokan dan mendukung puluhan ribu usaha kecil dan menengah. Ini juga dilakukan demi mempertahankan keunggulan militer Paman Sam melalui investasi dalam sistem pertahanan rudal Golden Dome, dominasi drone, dan superioritas ruang angkasa.

Tak hanya itu, menurut perusahaan manajer investasi global Blackrock, keputusan Trump juga bakal menguntungkan setidaknya 15 emiten AS yang memiliki ekosistem di industri militer.

Ada saham Palantir (PLTR) yang bergerak di bidang artificial intelligent (AI) dan battlefield software, kemudian ada emiten AeroVironment (AVAV) yang fokus di bidang drone warfare, lalu Kratos (KTOS), Ondas (ONDS), One Stop System yang juga bergerak di industri yang sama.

Selanjutnya ada emiten Rocket Lab (RKLB), AST SpaceMobile (ASTS) dan Planet Labs (PL) yang bergerak di bidang space and satellites. Kemudian Lockheed Martin (LMT), Northrop Grumman (NOC), L3harris (LHX) serta RTX (RTX) yang merambah bisnis missile defense and golden dome.

Berikutnya ada Huntington Ingalls (HII) General Dynamics (GD) yang masuk di bisnis warships and submarines. Terakhir ada MP Materials (MP) yang jualan critical materials.

(ayh/ayh)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Photo View |