Bikin Kaget! Ini 10 Negara Paling Bergantung dari Remitansi

3 hours ago 4

Amalia Zahira,  CNBC Indonesia

07 April 2026 17:50

Jakarta, CNBC Indonesia - Kiriman uang dari pekerja migran atau remitansi menjadi penopang hidup bagi banyak negara berkembang. Namun, di sejumlah negara, ketergantungan terhadap aliran dana ini sudah mencapai level ekstrem, bahkan mendekati setengah dari total ekonomi nasional.

Data terbaru dari World Bank menunjukkan bahwa beberapa negara kecil dan berkembang sangat bergantung pada uang yang dikirim warga mereka dari luar negeri.

Hampir Setengah Ekonomi Bergantung pada Remitansi

Negara seperti Tajikistan menjadi contoh paling mencolok. remitansi di negara tersebut menyumbang sekitar 47,9% dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada 2024.

Sementara itu pada 2023, remitansi di Tonga (negara kepulauan di Samudra Pasifik Selatan) menyumbang sekitar 42,6% dari PDB.

Artinya, hampir separuh aktivitas ekonomi di kedua negara tersebut ditopang oleh uang kiriman pekerja migran.

Sementara itu, Nikaragua, Nepal, Honduras, dan Samoa juga bergantung pada remitansi dengan kontribusi setidaknya seperempat dari PDB masing-masing. Sebagai perbandingan, rata-rata global hanya sebesar 0,82%.

Penyelamat Sekaligus Sinyal Kerapuhan

Secara global, remitansi memainkan peran penting dalam mengurangi kemiskinan dan menjaga konsumsi rumah tangga.

Misalnya di Tajikistan, dana kiriman dari pekerja di luar negeri digunakan untuk kebutuhan dasar seperti makanan, pendidikan, dan kesehatan, bahkan berkontribusi menurunkan tingkat kemiskinan secara signifikan.

Nepal juga menjadi contoh menarik lainnya. Negara ini mengalami lonjakan migrasi tenaga kerja ke luar negeri, dengan ratusan ribu izin kerja diterbitkan setiap tahun. Akibatnya, kontribusi remitansi terhadap PDB mencapai lebih dari 30% dan diperkirakan terus meningkat.

Namun di sisi lain, ketergantungan tinggi ini juga menjadi sinyal lemahnya ekonomi domestik. Negara-negara dengan remitansi tinggi umumnya memiliki lapangan kerja domestik terbatas, tingkat migrasi tenaga kerja tinggi, dan struktur ekonomi yang kurang terdiversifikasi

Menurut berbagai analisis global, negara dengan ketergantungan tinggi terhadap remitansi kerap tergolong sebagai ekonomi rentan. Pasalnya, meskipun aliran dana ini mampu mendorong pertumbuhan dan menjaga konsumsi, ketergantungan pada tenaga kerja di luar negeri justru berpotensi menghambat pengembangan sektor domestik.

Lebih Besar dari Bantuan Internasional

Secara global, remitansi juga memiliki peran yang sangat besar. Aliran dana ini bahkan melampaui bantuan luar negeri dan menjadi salah satu sumber devisa utama bagi banyak negara berkembang.

Namun, tantangan tetap ada. Biaya pengiriman uang yang masih tinggi membuat manfaat yang diterima keluarga di negara asal menjadi tidak maksimal.

Menurunkan biaya pengiriman remitansi menjadi tantangan bagi pembuat kebijakan dan organisasi internasional. Reduksi biaya pengiriman walau hanya sedikit dapat meningkatkan pemasukan rumah tangga di negara-negara yang bergantung pada remitansi.

(mae/mae)

Read Entire Article
Photo View |