Kapal-kapal perang Armada Pasifik Angkatan Laut Rusia bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (31/3/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Kedatangan tiga kapal perang termasuk kapal tunda Andrey Stepanov ini merupakan bagian dari penguatan kerja sama pertahanan maritim antara Indonesia dan Rusia, yang akan diakhiri dengan Passing Exercise (PASSEX) bersama TNI AL. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Pantauan di lokasi, dari tiga armada kapal perang Rusia terlihat kapal korvet kelas Steregushchy RFS Gromky (335) dan kapal selam diesel-elektrik kelas Kilo RFS Petropavlovsk-Kamchatsky (B-274). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Korvet kelas Steregushchy RFS Gromky (335) merupakan kapal perang permukaan anti-kapal selam/permukaan. Kapal ini telah mengunjungi Indonesia sebanyak empat kali dengan ruta Makassar, Surabaya, dan Jakarta. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Sedangkan kapal Selam RFS Petropavlovsk-Kamchatsky (B-274) adalah kapal selam konvensional diesel-elektrik yang terkenal senyap dan dirancang untuk misi anti-kapal selam dan anti-permukaan. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Dengan mengirim korvet, kapal selam, dan kapal pendukung logistik ke Pelabuhan Tanjung Priok, Moskow tidak sekadar melakukan kunjungan persahabatan, tetapi juga menunjukkan bahwa Rusia masih memiliki kemampuan proyeksi kekuatan laut yang menjangkau Asia Tenggara. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

















































